Showing posts with label wagyu. Show all posts
Showing posts with label wagyu. Show all posts

Friday, May 3, 2019

Premium Sukiyaki Don at Isshin - Central Park



Terletak di dekat Ojju dan Momoiro, berdasarkan observasi saya yang sering main di CP sebenarnya posisinya kurang strategis karena agak tertutup. Beberapa restoran pernah mencoba peruntungan tapi akhirnya kurang berhasil. Isshin memiliki style yang agak berbeda dengan para pendahulunya, jadi semoga bisa lebih sukses. Atmosfirnya yang cukup premium bisa saja ternyata lebih cocok ketika bertempat di lokasi yang tidak langsung kelihatan. Apalagi sekarang ada Ojju, Momoiro, dan Kopi Kenangan di sekitarnya sehingga boleh jadi awareness pengunjung terhadap area itu lebih meningkat.


Ketika saya masuk ke dalam restoran, dekorasi open kitchennya sungguh menerapkan estetika Jepang dengan aura yang elegan. Tempatnya tidak besar dan jumlah kursinya cukup terbatas, sebenarnya oke sih untuk konsep yang diinginkan. Kita bisa memilih mau makan di counter atau tempat duduk grup. Kalau bersama teman sepertinya akan lebih nyaman di tempat duduk yang muat 4 orang, tapi ketika makan sendiri atau berdua menurut saya makan di counter terasa lebih mewah karena bisa menikmati estetika dapurnya.


Pada dasarnya menu di Isshin hanya satu, yaitu Sukiyaki Don. Yang bisa dipilih adalah dagingnya mau pakai apa. Sekilas lihat memang harganya termasuk mahal-mahal dan awalnya saya pikir saya akan dapat semangkuk premium gyudon dengan harga Rp100rb ke atas. Tapi harga tersebut ternyata tidak hanya untuk semangkuk nasi, daging, dan saus. Setelah memesan, appetizer chawan mushi dan miso sup yang lezat segera disajikan di depan kita. Lalu ada juga kimchi dan horenso yang bisa diambil sesuka hati. Selesai makan pun masih dikasih mini ice cream glico untuk pencuci mulut.


Sukiyaki Don dimasak dan disajikan langsung di depan tamu. Saya sendiri mencoba Wagyu Sukiyaki Don yang direkomendasikan oleh server. Secara harga, memang paling mahal juga. Daging wagyu yang digunakan di Isshin adalah Australian Wagyu grade 8-9. Menu ini tersaji dengan jamur shimeji, premium tofu, shirataki noodle, sepotong narutomaki yang legit, dan juga telur setengah matang serta extra sukiyaki sauce yang disajikan terpisah.Tingkat kematangan dagingnya saya minta medium.


Premis-premis yang sudah di build up dari pertama kali masuk hingga semangkuk Sukiyaki Don tersaji di depan saya pun dijawab dengan sangat baik. Lezatnya sungguh bikin bahagia. Citarasa sukiyakinya rich dan bikin nagih. Kalau mau yang lebih kuat pun masih ada extra sukiyaki sauce yang bisa ditambahkan. Sambal juga tersedia bagi yang suka pedas.

Setelah makan sebagian, telur setengah matang pun saya tambahkan ke atas nasi dan diaduk-aduk. Rasa creamy dan gurih telur yang tercampur pun menambah kenikmatan ketika memakan Sukiyaki Don ini sampai habis.

Sedikit saja ada kekurangan, daging wagyunya agak kurang rata masaknya. Citarasa dagingnya sih oke banget. Tapi ada beberapa potong yang masaknya pas sehingga rasa dan tekstur empuknya dapet banget, sementara ada sebagian yang agak alot (untuk ukuran wagyu) sehingga ke "wagyu" an nya jadi berkurang. Nga bilang masak biar rata itu gampang sih, tapi mengingat ini daging paling premium dan juga perbedaan harganya lumayan jauh dengan US Beef, saya rasa penting untuk orang bisa membedakan dan merasakan price worth nya.


Menu minumannya tidak banyak tapi pilihannya menarik. Selain ocha, ada juga ginger tea dan yuzu tea. Saya pesan yang ginger tea karena sedang ingin asupan jahe untuk kesehatan. Enak, hangat, manisnya juga pas. Tapi sewaktu dimakan dengan sukiyaki, kontras rasa minuman dan makanannya agak kurang cocok. Setelahnya masih bisa free refill ocha.

Untuk ukuran restoran baru buka, pelayanannya tentu masih bisa diimprove, tapi sudah sangat baik, profesional, dan ramah. Dengan kualitas bahan, rasa, porsi, extra food, kebersihan, pelayanan, dan suasana yang saya dapatkan, harga yang tadinya lumayan bikin saya deg-deg an jadi terasa puas banget dan price worthy. Will definitely be back to try other meat.

Kurang lebih saya menghabiskan waktu sekitar 40 menit di Isshin. Total pemasukan kalori saya di sini mungkin mungkin sekitar 1100-1300 kalori. Keluar-keluar pun kenyang bahagia~


Isshin Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Monday, February 12, 2018

Special Beef & Wagyu at Shaburi Shabu-Shabu


Sauces

Overall kesan saya mengenai Shaburi termasuk tips-tips nya sudah pernah saya post dan bisa dibaca di sini. Tapi kali ini saya ingin mereview daging-daging yang pernah saya cicipi di Shaburi satu persatu. Setiap daging harganya memang beda-beda baik yang paket maupun satuan. Jadi review kali ini semoga bisa membantu kalau bingung memutuskan mau paket yang mana, mau coba daging per plate saja atau apakah sekalian saja yang all you can eat. :d

Saus dagingnya ada ponzu, sweet tare, dan goma. Favorit saya yang sweet tare (warnanya coklat keruh berwijen) dengan rasa manis dan sedikit asam, serta goma tare yang manis creamy. Yang ponzu rasanya asam dengan sedikit hint rasa asin.

Tasty Beef

Tasty Beef
Ada di semua paket. Kalau pilih paket paling basic saya lebih suka tasty beef daripada low fat beef. Karena berlemak, dagingnya lebih empuk dan gurih. Tapi untuk yang menghindari lemak atau mengurangi kadar kolesterol mungkin sebaiknya jangan banyak-banyak pesan yang ini.

Low Fat Beef

Low Fat Beef
Ada di semua paket, warnanya merah semua dan hampir tidak ada marble lemak. Low fat beef enak dan juga lebih sehat, tapi teksturnya lebih kasar dan padat daripada tasty beef sehingga lebih gampang bikin kenyang. Kalau masaknya kematengan jadi kurang empuk.

Special Beef

Special Beef
Saya mencicipi Special Beef di Shaburi Central Park - Neo Soho. Memang sedikit lebih lembut dan lebih gurih, tapi tidak terlalu jauh bedanya dengan yang low-fat beef. Tekstur dan rasanya seperti ada di antara Low-Fat dan Tasty.




Shaburi Wagyu


Shaburi Wagyu
Warna merah berhias marblenya sungguh indah dan potongannya juga sedikit tebal dibanding jenis yang lain. Saya pesan ini di Shaburi Central Park - Neo Soho. Dibanding tipe daging lainnya yang ini mudah lepas per slice nya meski sedang direbus. Empuknya memang di atas Low Fat dan Special Beef. Meskipun Low Fat tidak kalah empuk tapi ketebalan dagingnya berbeda.

Hanya saja tingkat keempukkan dan kelembutannya masih di bawah ekspektasi awal saya. Dan dagingnya entah kenapa masih ada urat yang susah dikunyah. Baru kali ini makan di Shaburi saya kebagian daging berurat. Kurang tahu apakah memang tipe dagingnya begitu atau kebetulan saja saya kurang beruntung kebagiannya yang berurat?

Special Wagyu

Special Wagyu
Daging paling premium di shaburi dengan tampilan yang paling cantik dan tingkat marbling paling tinggi. Potongannya tapi tipis banget dan agak susah nyumpitnya karena mudah meleleh. Paling tipis diantara jenis lainnya. Rebusnya tinggal celup-celup dikit udah mateng. Waktu masuk mulut tapi memang berasa banget gurih sapinya serta teksturnya yang lembut. Tidak ada urat atau semacamnya. Daging yang ini saya cobainnya di Shaburi Citywalk Sudirman.

Duck
Menu smoked duck juga saya berkesempatan mencicipi sewaktu makan di Citywalk Sudirman. Gurihnya enak dan sedikit manis, kalo ngga dibilang bebek mungkin saya pikir sapi atau kambing. Tekstur dagingnya menarik dan lebih kasar daripada low-fat beef. Saya tidak tahu apakah ini seasonal menu atau bukan. Foto tidak tersedia karena khilaf. xd

Sejauh ini saya berasa kalau makan di Shaburi, kalau mau murah pilih paket yang paling murah saja dan kalau memang mau mewah pilih yang sekalian paling mahal. Tasty Beef nya sudah cukup lezat dan memuaskan serta masih ada juga daging gyudon yang enak di menu buffet. Special Beef nya soalnya tidak terlalu beda jauh dengan low-fat dan shaburi wagyu nya terasa agak nanggung.



Wednesday, January 18, 2017

Limited Holiday Set at Gyu Kaku

Gyu - Kaku Japanese BBQ Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Setelah menonton video youtube tentang Kobe Beef grade A5, adik saya langsung penasaran waktu lihat ada A5 grade beef from Japan di promo Holiday Set Gyu Kaku. Set menu ini minimal harus beli untuk 2 orang. Jadi biaya makan paket ini sekitar Rp650-700ribu berdua.

A5 Beef yang yang paling atas pada foto. Gyukaku Kalbi di bagian bawah.

Daging yang kami dapatkan pada set menu ini antara lain :

Wagyu grade A5
Primadona set ini. Daging terempuk yang pernah saya makan dan rasa gurihnya menyebar di mulut. Enak banget~ Kalau lihat warnanya mungkin A5 beef ini sebenarnya kualitasnya sudah ngga prima-prima banget. Soalnya kalau lihat foto atau youtube, biasanya A5 grade beef warnanya merah fresh banget dengan marble yang menggiurkan. Tapi ini pun enaknya bikin kami penasaran bakal seenak apa kalau makan yang fresh di Jepang langsung. >_<

Gyukaku Kalbi
Favorit saya di premium buffet, disajikan dalam potongan yang agak kecil dan di marinate special sauce Gyu Kaku. Empuk dan gurih manis meski masih kalah dengan A5 beef.

Harami
Potongan harami nya agak besar dan sudah di marinate bumbu. Secara tekstur, empuk banget, mungkin lebih empuk daripada Gyukaku Kalbi. Tapi secara rasa tidak terlalu istimewa.

Standard Sirloin
Saya lupa persis nama dagingnya apa, tapi ini tipe daging yang ada buffet standard. Dipotong tipis dan agak panjang. Lumayan sih, tapi secara tekstur dan rasa kalah dengan 3 varian lainnya.


Selain daging, set ini juga dilengkapi dengan Kimchi dan Salad with Goma Sauce. Kimchinya enak sebenarnya, agak manis dan tidak terlalu asam. Tapi rasanya lumayan pedas sehingga saya tidak sanggup habiskan.

Untuk penutup disediakan 2 milk pudding yang kami suka banget karena rasa dan teksturnya yang manis lembut creamy. :d


Untuk yang penasaran dengan A5 beef boleh lah dicoba Holiday set menu ini yang saya juga kurang tahu akan ada sampai kapan. Tapi kalau ditanya puas saya lebih menganjurkan standard atau premium buffet karena bisa dapat daging yang lebih banyak serta sudah cukup empuk. Pilihan makanannya juga jauh lebih banyak. Soalnya Holiday set ini cukup mahal padahal nga all you can eat. ^^;

Tuesday, December 27, 2016

Premium Buffet All You Can Eat at Gyu Kaku


Ketiban rejeki nomplok ketika adik saya traktiran makan premium buffet di Gyu Kaku. Biasanya saya cuma ambil paket paling murah kalau makan all you can eat. xD; Untuk paket premium, satu orang bisa kena Rp400ribu lebih. Pilihan daging dan hidangannya memang jauh lebih banyak dari buffet yang biasa. Ngga semuanya kami cobain sih, biasanya saya menghindari yang karbo-karbo seperti nasi atau kentang biar ngga cepat kenyang. Gyu Kaku sudah buka beberapa cabang di Jakarta. Yang kami makan yang ada di Central Park - Neo Soho.


Makan di Gyu Kaku fokus utama haruslah daging. Pilihan daging pada premium buffet ada :

Beef Tongue
Ada yang tebal, ada yang tipis. Teksturnya agak kenyal. Kalau kurang matang malah lebih alot jadi sebaiknya dibakar sampai matang.

Basil Chicken with Cheese
Ada juga dalam menu basic. Adik saya suka keju sehingga dia pesan ini. Rasanya lumayan dan bisa dinikmati dengan lelehan keju yang gurih. Ada juga teriyaki chicken untuk menu ayam lainnya tapi kami tidak mencoba.

Karubi
Recommended untuk dipesan beberapa kali, tapi karubi ada di menu basic. Kita bisa pesan dengan daun bawang, miso, atau garlic butter.

Australian Wagyu
Yang ini empuk dan oke dipesan beberapa kali tapi secara rasa agak biasa saja kalau dibanding karubi. Ada pilihan wagyu yang bayak lemak dan ada yang lebih sedikit lemaknya. Yang banyak lemak bikin apinya gampang membesar jadi harus agak hati-hati.

Rosu
Katanya ini daging punggung. Agak alot dan tebal sehingga tidak saya rekomendasikan untuk dipesan lebih dari satu kali. Secara rasa juga biasa saja, masih lebih unik beef tongue dan wagyu.

Harami <- RECOMMENDED
Enak banget dan empuk banget. Recommended untuk dipesan berkali-kali karena meski potongannya sekilas tebal tapi empuk dan kaya rasa sehingga mudah dikunyah. Warna dagingnya agak gelap. Adik saya tapi tidak terlalu suka karena ada sedikit rasa pahit pada jenis daging ini.

Gyu Kaku Karubi <- RECOMMENDED
Menurut kami ini pilihan daging paling enak dari Gyu Kaku dan wajib untuk dipesan. Kami pesan yang ini terus beberapa piring. Rasanya paling enak, rich, sedikit manis, karena sudah dimarinate duluan dengan saus tare sewaktu disediakan untuk kami. Teksturnya juga sangat empuk dan bikin mulut bahagia.

Untuk condiment seperti saus dan lain-lain, saya lebih suka di Kintan karena lebih banyak variasinya. Saus di Gyu Kaku tidak banyak pilihan (apalagi karena kami tidak suka pedas) dan menurut saya lebih hambar. Tapi untuk all you can eat mungkin memang sebaiknya yang saus rasanya tidak terlalu pekat.

Daging sudah dibahas, maka berikut ini beberapa menu sampingan lain yang kami coba sebagai pelengkap. Karena makan daging doang kalau tidak ada sayur buat saya rasanya kurang afdol dan kurang seimbang. :3


Horenso salad dengan goma sauce dan bawang putih goreng. Enak tapi sebaiknya ngga dipesan lebih dari 1 piring kalau makannya ngga rame-rame.


Minced beef katsu ini sebenarnya bukan menu yang direkomendasikan untuk all you can eat karena gampang bikin kenyak. Tapi Gyu Kaku menyajikannya dengan saus teriyaki yang menggiurkan sehingga kami pun ngga tahan mau coba. Rasanya enak, tapi ngga sampai enak banget sehingga kami cukup mencoba 1 kali.


Saya pesan sup miso supaya ada makanan yang berkuah dan ringan. Secara rasa not bad, tapi ternyata kami dikasih sup miso porsi gede. Kalau mau pesan sup, saran saya jangan pesan lebih dari 1 mangkok. Di premium menu, selain sup miso ada juga egg soup, miso soup, dan wakame soup.


Agedashi tofu nya not bad, but not special either. Boleh lah untuk selingan protein nabati. Porsi agedashi tofu juga tidak terlalu banyak, pas untuk all you can eat.


Assorted namuru saya rekomendasikan sebagai pilihan sayur pelengkap. Rasanya enak dan disajikan dingin sehingga segar untuk dimakan bersama daging bakar-bakaran. Masing-masing sayur bisa dipesan secara terpisah, tapi kalau pesannya seperti itu, porsi sayur yang datang lumayan banyak.


Meski saya sendiri tidak makan nasi kalau sedang all you can eat, adik saya tetap pesan nasi karena dia merasa ada yang kurang kalau belum ada nasi. Pilihannya jatuh pada Gyu Kaku Rice, nasi dengan taburan daun bawang dan nori. :3



Untuk sayur-sayuran yang dibakar, saya malah lebih menyarankan pesan yang single item. Jagung dan labu kurang reccomended karena gampang bikin kenyang. Tapi jamur dan bawang-bawangan sangat cocok untuk dimakan bersama daging bakar. Kalau mau coba jagung dan labu sebaiknya tetap pesan yang assorted supaya porsinya tidak terlalu banyak. Assorted mushroomnya juga not bad. Ada beberapa jenis jamur di aluminium foil, dipanggang dulu sekitar 7 menit, baru siap dinikmati. :)

Sweet Potato yang di wadah aluminium sebenarnya hitungannya dessert, tapi perlu dipanggang dulu supaya enak nantinya berpadu dengan es krim. Untuk desser tapi rekomendasi utama saya adalah milk pudding. Rasanya enak banget dan sangat lembut, pas banget sebagai hidangan penutup. Saking enak dan ringannya kami sampai nambah puding beberapa kali. xD Agak menyesal saya lupa foto puding nya.

Saya puas banget makan di Gyu Kaku, lebih daripada waktu di Kintan karena variasi sayurnya juga lebih banyak. Tapi mungkin kurang pas juga dibandingin karena di Gyu Kaku saya makan yang premium buffet sementara di Kintan yang reguler. Karena harganya juga mahal jadi belum tentu saya bisa kembali makan buffet yang ini. Pengalaman bahagia ini akan saya simpan baik-baik di dalam lubuk hati. :')

Gyu - Kaku Japanese BBQ Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Sunday, December 25, 2016

Kulinarian - A Very Nice Place for Steak & Pasta



Kulinarian Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Sebenarnya rencana awalnya mau coba Pattaya Steam Boat di Permata Hijau, tapi karena antriannya rame akhirnya kami memutuskan makan di tetangganya saja, Kulinarian. Menu makanannya jadi beda dengan rencana awal yang mau shabu-shabu dan yakiniku. Kalau di Kulinarian spesialisasinya steak dan pasta. Ada ramen sih, tapi saya belum berani cobain ramen di restoran western food. ^^;



Trilogy Steak (with mashed potato & oregano gravy sauce) Rp143rb++
Agak mahal yang ini tapi porsinya pun guedeee~ Karena penasaran dengan sapi, ikan, dan ayam maka kami pesan menu ini. Steak sapinya antara sirloin atau tenderloin, dimasak dengan baik dengan tingkat kematangan medium yang agak medium well. Rasanya empuk dan enak. Steak ikannya memakai dory, dimasak dengan bumbu yang agak asin mengimbangi rasa dory yang agak tawar. Roasted chickennya juga enak banget. Saya agak nyesel ngga pilih sauce yang pesto, tapi gravy juga oke untuk steak sapi dan mashed potato. Saladnya lumayan, porsi saladnya tapi agak kecil. Porsi sauce nya kalau bisa lebih banyak juga lebih oke soalnya agak kurang untuk 3 steak dan mashed potato. Yang ini buat makan berdua pun saya rasa juga lumayan kenyang.



Fish and Chips (with mashed potato & black pepper sauce) Rp37rb++
Menu ini juga menggunakan ikan dory, tapi tepungnya lebih tebal dan garing. Lebih enak ini sih kalo untuk ikan. Black pepper sauce bukan selera saya karena agak pedas, tapi lumayan lah.



Wagyu Petite Tender (with baby potatoes & melted cheese) Rp92rb++
Meskipun tertulis petite, ternyata porsinya juga lumayan gede. Mintanya medium tapi hasilnya agak medium rare, not that we complain since they're still tender and delicious. Wagyu yang dipakai berasal dari Australia. Secara rasa lebih enak daripada sapi di Trilogy Steak. Sauce Melted Cheese nya agak biasa saja untuk saya, tapi buat yang doyan keju bolehlah kalau mau saus ini.



Spaghetti Marinara Rp45rb++
Surprisingly good dan mungkin ini makanan terenak yang kami pesan. Bumbu tomat dan kejunya berpadu dan enak banget. Kerangnya besar, dapat potongan cumi dan seafood yang ngga pelit-pelit amat. Porsi sangat memuaskan. I really need to try another pasta in this place.



Apple Crumble
Entah kenapa kami dikasihnya es krim matcha. Mungkin vanilla nya habis? Lumayan enak, tapi ngga pakai banget. Tekstur apelnya terlalu halus untuk saya. Es krimnya juga sepertinya kandungan airnya banyak sehingga kurang creamy.


Fruit Cocktail
Enak, menyegarkan, dan bisa dibagi-bagi karena ternyata agak besar. Lumayan saya rekomendasikan untuk minuman.




Overall kami puas banget makan di Kulinarian. Agak bingung juga kenapa ratingnya di zomato cuma 3,2. Porsinya besar-besar dan untuk porsi, presentasi, dan kualitas yang didapat, harganya lumayan murah. Paling mahal yang modelan steak sapi/wagyu. Pasta dan Fish & Chip sekitar Rp40-50ribuan tapi enak dan porsinya banyak. ^^

Definitely will go back again to try other menu~

Tuesday, August 30, 2016

Le Boeuf Steakhouse

tenderloin with mushroom sauce and butter rice

Le Boeuf merupakan salah satu gerai steak di Radio Dalam, sederet dengan HolyCow. Sayangnya lebih sepi. Padahal rasa steaknya oke banget, bumbunya pas, tingkat kematangannya selalu sesuai dengan yang saya minta, side dish dan salad nya pun enak. Setiap ngidam steak, pasti Le Boeuf jadi pilihan utama. Untuk kualitas sajiannya, harganya pun tidak terlalu mahal.

Menu yang saya rekomendasikan :
- Steak Platters
- Mushroom Meatballs
- all beef steaks ( My favorite is terderloin. Pilihan Wagyu atau sapi Australia tergantung kondisi budget dompet :d )

mushroom meatballs

wagyu tenderloin with mushroom sauce and mashed potato

burger with bbq sauce and fried mashed potato

panacota


LeBoeuf Steak
021 7251286
Jl. Radio Dalam No. 47B, Pondok Indah, Jakarta

Sunday, August 21, 2016

Hide Yamamoto

"Elu udah gila???"

Demikian teman berkata sewaktu tahu saya pernah memesan paket A dan paket B plus 1 dessert tambahan, dengan total biaya makan hampir mencapai 1,8jt Rupiah... Tapi sekali-kali nyoba fine dining deh.

Hide Yamamoto terletak di Lt.5 Lotte Shopping Avenue (Ciputra World) yang konon sebenernya cabang dari restoran yang sama yang buka di Marina Bay Sands Singapura. Sayangnya sekarang tempat ini sudah tutup dan tidak dapat bertahan di Jakarta. Syukurlah saya masih sempat menikmati lunch course yang luar biasa.


Tofu with Wakame Seaweed Salad, Baby Silver Fish, and Garlic Ponzu
Tahun terenak yang pernah saya makan. Teksture dan rasanya khas banget. Agak heavy, tapi lembut dan creamy. Hidangan pembuka yang bikin ngga nyesel memutuskan makan di sini.

Assorted Chinmi Appetizer
Ikan goreng, acar tering, dan tahu. Semuanya enak.

Three Kind of Sashimi
Potongannya pas dan ikannya segar. Pertama kalinya nyobain sashimi makarel.

Chawan Mushi, Black Truffle Flan with Fresh Sea Urchin
The best Chawan Mushi I've ever had. Kuahnya sangat gurih, sea urchin nya ngga amis, dan black truffle nya mantap~

 Deepfried Blowfish With Ponzu Sauce
 Pertama kalinya saya mencoba ikan Fugu goreng tepung. Tekstur dagingnya mirip ayam tapi empuk banget.

Tiger Prawn and Vegetable Tempura
Perfect tempura accompanied with perfect sauce.

Grilled Salmon with Potato Puree
Grilled Salmon didampingi potato puree dan saus teriyaki. Very nice main course.

Australian Wagyu Chuck Roll Stuffed with Vegetables
Enak tapi agak ngga nyangka ini Wagyu karena mengharapkan tekstur yang lebih empuk lagi untuk wagyu mahal. Mungkin karena sudah terpana dengan hidangan-hidangan sebelumnya jadinya agak berharap sesuatu yang lebih wah untuk menu dengan kata 'wagyu' di dalamnya.
 
3 pieces of Sushi
Kiri, maguro yang merah menggoda. Tengah, cumi-cumi legit. Kanan, sampai sekarang saya masih sangat penasaran karena tidak tahu ini ikan apa. Enak banget rasanya.

Mini Chirashi Don
Nasi Jepang nan pulen dengan berbagai sashimi segar. Unaginya empuk dan nikmat.

Green Tea Tiramisu
Rasa Macha nya mantap. Manisnya pas, tekstur kuenya menarik, asik dilihatnya, dan porsinya pun oke. Tengahnya lembut, diapit dengan cake dengan tekstur yang lebih keras. Dessert ini adalah signature di Hide Yamamoto.

Apple Crumble
Magic Pop Candy pada dessert ini memberikan experience makan yang paling menyenangkan diantara semua dessert yang pernah saya coba.

Saya lupa nama persisnya. Rasanya khas seperti manisan panganan Jepang, soalnya manisnya ngga terlalu manis dan seperti ada kacang merah. Dilengkapi dengan es krim ubi, krim, cracker wijen hitam yang tipis, dan serpihan kacang. Tekstur cake yang di tengah agak padat, tapi tidak berat. Penutup yang memuaskan setelah semua hidangan yang membahagiakan.