Showing posts with label central park. Show all posts
Showing posts with label central park. Show all posts

Friday, May 3, 2019

Premium Sukiyaki Don at Isshin - Central Park



Terletak di dekat Ojju dan Momoiro, berdasarkan observasi saya yang sering main di CP sebenarnya posisinya kurang strategis karena agak tertutup. Beberapa restoran pernah mencoba peruntungan tapi akhirnya kurang berhasil. Isshin memiliki style yang agak berbeda dengan para pendahulunya, jadi semoga bisa lebih sukses. Atmosfirnya yang cukup premium bisa saja ternyata lebih cocok ketika bertempat di lokasi yang tidak langsung kelihatan. Apalagi sekarang ada Ojju, Momoiro, dan Kopi Kenangan di sekitarnya sehingga boleh jadi awareness pengunjung terhadap area itu lebih meningkat.


Ketika saya masuk ke dalam restoran, dekorasi open kitchennya sungguh menerapkan estetika Jepang dengan aura yang elegan. Tempatnya tidak besar dan jumlah kursinya cukup terbatas, sebenarnya oke sih untuk konsep yang diinginkan. Kita bisa memilih mau makan di counter atau tempat duduk grup. Kalau bersama teman sepertinya akan lebih nyaman di tempat duduk yang muat 4 orang, tapi ketika makan sendiri atau berdua menurut saya makan di counter terasa lebih mewah karena bisa menikmati estetika dapurnya.


Pada dasarnya menu di Isshin hanya satu, yaitu Sukiyaki Don. Yang bisa dipilih adalah dagingnya mau pakai apa. Sekilas lihat memang harganya termasuk mahal-mahal dan awalnya saya pikir saya akan dapat semangkuk premium gyudon dengan harga Rp100rb ke atas. Tapi harga tersebut ternyata tidak hanya untuk semangkuk nasi, daging, dan saus. Setelah memesan, appetizer chawan mushi dan miso sup yang lezat segera disajikan di depan kita. Lalu ada juga kimchi dan horenso yang bisa diambil sesuka hati. Selesai makan pun masih dikasih mini ice cream glico untuk pencuci mulut.


Sukiyaki Don dimasak dan disajikan langsung di depan tamu. Saya sendiri mencoba Wagyu Sukiyaki Don yang direkomendasikan oleh server. Secara harga, memang paling mahal juga. Daging wagyu yang digunakan di Isshin adalah Australian Wagyu grade 8-9. Menu ini tersaji dengan jamur shimeji, premium tofu, shirataki noodle, sepotong narutomaki yang legit, dan juga telur setengah matang serta extra sukiyaki sauce yang disajikan terpisah.Tingkat kematangan dagingnya saya minta medium.


Premis-premis yang sudah di build up dari pertama kali masuk hingga semangkuk Sukiyaki Don tersaji di depan saya pun dijawab dengan sangat baik. Lezatnya sungguh bikin bahagia. Citarasa sukiyakinya rich dan bikin nagih. Kalau mau yang lebih kuat pun masih ada extra sukiyaki sauce yang bisa ditambahkan. Sambal juga tersedia bagi yang suka pedas.

Setelah makan sebagian, telur setengah matang pun saya tambahkan ke atas nasi dan diaduk-aduk. Rasa creamy dan gurih telur yang tercampur pun menambah kenikmatan ketika memakan Sukiyaki Don ini sampai habis.

Sedikit saja ada kekurangan, daging wagyunya agak kurang rata masaknya. Citarasa dagingnya sih oke banget. Tapi ada beberapa potong yang masaknya pas sehingga rasa dan tekstur empuknya dapet banget, sementara ada sebagian yang agak alot (untuk ukuran wagyu) sehingga ke "wagyu" an nya jadi berkurang. Nga bilang masak biar rata itu gampang sih, tapi mengingat ini daging paling premium dan juga perbedaan harganya lumayan jauh dengan US Beef, saya rasa penting untuk orang bisa membedakan dan merasakan price worth nya.


Menu minumannya tidak banyak tapi pilihannya menarik. Selain ocha, ada juga ginger tea dan yuzu tea. Saya pesan yang ginger tea karena sedang ingin asupan jahe untuk kesehatan. Enak, hangat, manisnya juga pas. Tapi sewaktu dimakan dengan sukiyaki, kontras rasa minuman dan makanannya agak kurang cocok. Setelahnya masih bisa free refill ocha.

Untuk ukuran restoran baru buka, pelayanannya tentu masih bisa diimprove, tapi sudah sangat baik, profesional, dan ramah. Dengan kualitas bahan, rasa, porsi, extra food, kebersihan, pelayanan, dan suasana yang saya dapatkan, harga yang tadinya lumayan bikin saya deg-deg an jadi terasa puas banget dan price worthy. Will definitely be back to try other meat.

Kurang lebih saya menghabiskan waktu sekitar 40 menit di Isshin. Total pemasukan kalori saya di sini mungkin mungkin sekitar 1100-1300 kalori. Keluar-keluar pun kenyang bahagia~


Isshin Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Thursday, May 2, 2019

House of Omurice - Central Park


House of Omurice kini buka di Central Park dengan posisi dekat Sukiya dan Re Juve. Melihat menu-menunya saya rasa sebenarnya tempat ini adalah rebranding dari Sunny Side Up, beberapa menunya baik makanan dan minuman ada yang sama. Tapi memang terdapat penambahan variasi omurice dan juga menu lain seperti Kamameshi. Perlengkapan makan dan tampilan hidangannya pun lebih tertata cantik. Lalu sepertinya House of Omurice mencoba menawarkan beberapa varian makanan yang lebih premium.

Beef Curry Cheese

Beef Curry Omurice, disajikan dengan saus kari Jepang yang lezat, potongan beef cubes, dan keju. I really like this one. Rasa saus kari nya saya suka, paduan dengan keju, telur, dan nasi goreng di dalamnya pun oke dan disajikan dengan potongan daging sapinya yang juga enak dan empuk. Perkiraan saya menu ini sekitar 900 kalori.

Masalah terbesar saya jatuh pada saladnya. Saya tidak bisa makan pedas. Tampilan salad nya cantik dan segar, tapi ternyata dituang dengan saus yang cukup pedas. Dan setiap mampir entah kenapa saya selalu lupa minta saladnya jangan pakai saus karena asumsi bawaan kalau makanan Jepang default nya tidak pakai cabe.

Creamy Hamburg Omurice

Creamy Hamburg Omurice termasuk tampilan yang cukup klasik untuk menu omurice. Kurang lebihnya juga 900 kalori. Ini mungkin pertama kalinya saya cobain Omurice yang disajikan dengan cream sauce. Menu ini tapi biasa saja untuk saya. Nasi dan telurnya oke, saus not great but not bad. Tapi burgernya sih lumayan perlu di improve. Teksturnya agak aneh, kayak seolah pakai kornet dan kurang daging sapi, citarasa sapi nya pun agak kurang. Dan, yah, saladnya, lagi dan lagi saya lupa bilang jangan pedas.

Lava Supreme Omurice

Lava Supreme Omurice

Lava Supreme Omurice

Sejak nonton video Kichi Kichi Omurice, Saya selalu excited kalau pesan Lava Omurice. Untuk menu yang satu ini penyajiannya persis di Sunny Side Up. Sewaktu disajikan di atas meja, telurnya masih rapih, lalu kemudian dipotong sehingga jatuh melebar dan menutupi seluruh nasi goreng. Pas sausnya dituang tapi jatuhnya agak kurang ciamik. xd

Paduan telur dan nasi gorengnya menyenangkan dan tekstur telurnya agak berbeda dengan omurice yang standard. Saus yang saya pilih adalah demiglace, hanya saja dari warna maupun tekstur agak beda dengan yang suka saya lihat pada foto maupun video lain. Overall rasa sausnya lumayan dan kaldu sapinya berasa. Perkiraan kalori untuk menu ini adalah 700-800 kalori.

Gyukin Omurice

Gyukin Omurice

Gyukin Omurice

Gyukin Omurice menjadi salah satu recommended menu nya House of Omurice dan mengandalkan daging Sapi Wagyu. Harganya Rp149ribu ++ jadi saya sendiri ngga ngarep kualitas wagyu A4 atau semacamnya. Tapi saya cukup cemas karena pas dihidangkan di atas meja tampilan beef katsu nya terasa "dingin" dan warna dagingnya pun tidak sementereng di foto.

Ternyata kalau pesan menu ini ada tungku untuk memanaskan dagingnya supaya lebih "medium rare" dan juga disajikan dengan 3 jenis saus kecap (asin, asam, manis). Menikmati menu ini ternyata menyenangkan juga. Dan meskipun wagyu nya ngga wow banget, tapi tetap lezat dan empuk. Dimasak ala katsu juga memberikan citarasa tekstur tersendiri. Kemungkinan menu ini sekitar 1100-1200 kalori.

Beef Saikoro Steak Kamameshi

Menu kamameshi menjadi varian yang menyenangkan di House of Omurice. Perabotannya unik dan menarik, tampilannya pun bikin laper. Beef Saikoro Steak Kamameshi menjadi salah satu favorit di hati saya. Sebenarnya rasa sausnya lumayan kuat dan berminyak sehingga makannya lama-lama agak cape. Tapi daging sapinya yang lezat, empuk juicy, dan menyenangkan. Porsinya juga oke, mungkin sekitar 900-1000 kalori.

Beef Curry Korokke

Beef Curry Korokke adalah salah satu menu yang failed dan lumayan bikin kesal. Ada rasa asam yang mengganggu pada appetizer kroket ini dan bikin saya curiga apa kentangnya masih bagus... Beef dan curry nya juga sama sekali ngga terasa. Moga-moga ada perbaikan.

Kinako Panacotta

Choco Ogura Brownie

Kinako Panacotta nya enak, tapi perlu hati-hati waktu makan. Saya sempat keselek gara-gara tidak sengaja bubuk kinako nya terhirup waktu masuk mulut. ^^;

Choco Ogura Brownie tampil manis dan menarik. Tapi kue brownis coklatnya keras... motongnya lumayan butuh perjuangan... Pas dimakan untuknya ngga keras-keras amat.




Overall secara tampilan sudah oke, tapi kualitas rasa dan manajemen service nya masih perlu di improve. Apalagi di jam makan siang kantor orang akan butuh hidangannya cepat keluar karena waktu makan yang terbatas.

Main course nya masih oke, minuman juga not bad. Tapi appetizer dan dessertnya bikin saya was-was. Dan salad pendampingnya, saya akan sangat berterima kasih kalau tidak dikasih saus pedas. Saya suka salad tapi jadi tidak bisa makan karena rasa sausnya sudah di atas ambang toleransi kemampuan saya menerima makanan pedas. T___T



House of Omurice Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Monday, March 11, 2019

The Halal Guys - Central Park



Seperti biasa, saya baru kesampean nyobain The Halal Guys setelah mereka buka di CP. ^^; Tadinya saya kira bakal bisa menemukan menu kambing, tapi ternyata pilihan dagingnya hanya ada ayam dan sapi. Pada dasarnya menunya ngga ribet sih. Tinggal pilih mau daging apa, mau pakai nasi atau wrapped pakai roti, lalu terakhir pilih sausnya. Ada juga side dish seperti humus dan falafel.


Untuk platter nasi buat saya agak biasa saja. Not bad tapi sulit dibilang istimewa juga. Sausnya seharusnya saya minta tidak terlalu banyak karena malah jadi lebay di rasa saus daripada citarasa daging dan nasinya. Falafel lumayan dan extra potongan rotinya cukup menyenangkan.


Saya lebih suka wrapped dengan roti daripada yang platter nasi. Makannya agak repot sih, tapi secara rasa lebih pas dan nyambung dengan saus maupun dagingnya. Teksturnya waktu digigit juga menyenangkan.


Hal lain yang saya suka dari The Halal Guys adalah di sini tersedia menu humus. Agak susah soalnya nyari yang satu ini karena ngga semua orang doyan. xD; Saya selalu suka makan ini dengan dicocol pakai roti khas Timur Tengah. Kualitas humusnya sendiri ngga gimana-gimana amat, tapi setidaknya sekarang tempatnya mudah dijangkau kalau sedang kepengen makan ini.


The Halal Guys Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Thursday, January 10, 2019

Healthy Yummy Salad at SaladStop! - Central Park


Wrapped Salad & Mushroom Soup

Setiap saya lewat, Salad Stop selalu membuat saya penasaran karena meskipun mereka menjual salad sebagai menu utama dengan harga yang cukup mahal tapi tempatnya selalu aktif dan sibuk. Di CP sendiri apalagi pada jam makan, pengunjung yang hendak makan di tempat maupun orderan takeaway dari ojek online bakal lumayan ramai. Ceruk masyarakat yang peduli dengan organic healthy eating lifestyle sepertinya memang cukup menjanjikan.

Tapi harus saya akui rasa salad dan sausnya memang segar dan lezat. Selain bahannya segar dan variatif, sausnya enak-enak. Dan bisa saja ternyata memang variasi sausnya yang jadi sumber kesuksesan Salad Stop. Porsinya saya rasa pas untuk porsi perempuan atau mereka yang sedang diet. Buat saya pribadi tapi kenyangnya nanggung.

Upstream

Kali pertama berkunjung saya mencoba menu salad bernama Upstream yang sepertinya menu spesial (seasonal?) dengan baked salmon dan soba noodles di antara sekian bahan lainnya. Enaak banget. Wasabi honey soy nya memberikan sensasi citarasa yang sedikit pedas tapi manis menyegarkan.

Tuna San with Japanese Miso

Wrapped saladnya lumayan berhasil bikin saya jatuh hati. Kali kedua saya memesan Wrapped Tuna-San tapi minta sausnya pakai yang miso. Tekstur krenyes empuk dari paduan kulit wrap, sayuran, tuna, seeds, dan bahan lainnya sungguh mantap sewaktu digigit. Lalu kombinasi rasa jeruk san saus Japanese Misonya juga benar-benar bikin bahagia. Really really delicious. ^^

Pumpkin Soup

Untuk sup, di Salad Stop ada sup labu dan sup jamur. Saya paling suka yang labu karena rasanya rich dan lezat. Yang jamur juga enak tapi teksturnya lebih encer dan rasanya juga lebih light.


SaladStop! Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Sunday, January 6, 2019

Secret Recipe - Central Park


Secret Recipe

Sudah cukup lama saya tidak mampir ke Secret Recipe dan ternyata tempatnya sudah di renov menjadi lebih fancy dengan warna putih bersih yang mendominasi interiornya. Suasanyanya juga tenang dan nyaman dengan harga makanan yang ngga terlalu aneh-aneh untuk ukuran CP. Selain itu bisa bayar pakai Gopay dengan promo cashback 20%.

Saya mampir karena tertarik dengan menu sup krimnya. Kalau di tempat lain biasanya standardnya sup ayam dan sup jamur saja adanya. Tapi disini selain sup jamur, ada juga sup wortel dan sup brokoli. Kebetulan perut juga sedang mencari sesuatu yang nyaman dicerna. Harga supnya pun tidak melewati Rp30.000,- 

Carrot & Ginger Soup

Carrot & Ginger Soup bener-bener oke untuk perut yang sedang bermasalah. Rasanya enak dengan kombinasi manis wortel dan rasa jahe yang lezat. Nyaman waktu masuk perut, dan porsinya juga cukup mengenyangkan.

Broccoli Soup

Kunjungan kedua saya nyobain Broccoli Soup nya. Saya masih lebih suka sup wortel sebelumnya, tapi yang ini pun not bad dengan rasa dan aroma khas brokoli di setiap sendok supnya.

Spaghetti Bolognese

Spaghetti Bolognese di sini menggunakan melted cheese. Overall rasanya enak meskipun tidak sampai wow, tapi tetap memuaskan buat saya karena porsi daging maupun kejunya cukup banyak dan sepadan dengan pastanya.

Kebersihannya dan servicenya juga sangat baik. Sepertinya akan jadi pilihan saya kalau sedang ingin western food cafe yang rada fancy tapi ngga lebay budget.


Secret Recipe Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

New Concept of Chinese Food at PUTIEN - Neo Soho


PUTIEN

Dengan predikatnya sebagai peraih Michelin Star, Putien cukup ramai diperbincangkan sewaktu baru buka di Jakarta. Dan ketika salah satu cabangnya buka di Neo Soho saya pun mampir karena penasaran seperti apa menu-menunya.

Harus saya akui Putien menyajikan hidangan Chinese Food dalam bentuk yang baru. Penampilan hidangannya lebih tertata. Banyak menu yang bikin saya penasaran pingin nyoba karena ngga umum disajikan dibanding restoran Chinese Food lainnya.. Dekornya sungguh cozy dan nyaman dengan paduan warna biru dan suasana yang bersih terang. Pelayanannya juga sangat baik.

Starters Platter

Secara rasa tapi buat saya agak hit and miss. Ada yang saya doyan banget, ada yang mengecewakan. Starters Platter misalnya saya pesan karena bisa cobain 4 appetizer sekaligus, yaitu Braised Pig Intestines, Seaweed and Mini Shrimp Dressed with Sauce, Braised Homemade Beadcurd, dan Ah Yuan Fragrant Herbal Chicken (menggantikan Cold Pork Trotters Jelly yang tidak ada).

Braised Homemade Beadcurd

Seaweed and Mini Shrimp Dressed

Braised Pig Intestines

Sosis usus babinya enak, dan teksturnya sungguh menarik waktu digigit. Rumput lautnya juga lezat dengan rasa ebi dan saus yang cukup rich. Pantas saja menjadi appetizer favorit. Appetizer tahunya juga not bad. Teksturnya mengingatkan saya sama tahu pong yang dimasak dengan saus.

Ah Yuan Fragrant Herbal Chicken

Herbal Chicken nya tapi sungguh ngga banget... Disajikan dingin dengan tekstur yang alot dan ngga bisa dibilang fragrant juga. Secara rasa pun mengecewakan.

PUTIEN Lor Mee

Putien Lor Mee adalah menu andalan yang hampir pasti selalu dipesan oleh pengunjung Putien. Saya sendiri bukan penggemar Lor Mee, tapi adik saya yang doyan lomie sangat suka dengan menu ini. Tekstur kuahnya pas dan gurih kaldunya dapet banget dan berpadu asik dengan mie nya yang tetap kenyal dan daging seafood. Wajar sih kalau menu ini jadi best seller di Putien.

Spinach in Supreme Stock

Spinach in Supreme Stock harus saya akui kuah kaldu yang dimasak dengan pitan dan telur asin ini rasanya oke banget. Tapi bayamnya biasa saja dan secara keseluruhan hidangan belum sampai wow enaknya.

Sweet and Sour Pork

Sweet and Sour Pork nya tapi juara sih. Krenyes dagingnya masih berasa meskipun sudah dibalur saus secara merata, dan rasa saus asam manisnya juga mantap banget. Tekstur yang oke dan rasa yang lezat dari hidangan ini sungguh berhasil bikin bahagia.


Dessertnya juga banyak yang terlihat menarik, terutama Double Boiled Pear with Osmanthus and Aged Mandarin Peel. Rasanya enak manis dan menyegarkan, pas banget untuk menu penutup hidangan Chinese Food. Hanya saja saya lebih suka kalau buah pirnya bisa lebih empuk lagi.

Pumpkin Cream with Ice Cream

Pumpkin Cream with Ice Cream sebenarnya lumayan enak tapi mengecewakan untuk saya. Ekspektasi saya waktu memesan ini adalah labu dan di menu juga ditulisnya pumpkin. Tapi entah kenapa di lidah yang saya rasakan justru mangga. Mirip sih warnanya, tapi saya ngga suka mangga dan saya pesan ini karena ingin dessert dengan rasa labu, bukan mangga.

Sweet Potato Pancake

Sweet Potato Pancake adalah dessert yang cukup berat untuk hidangan penutup dan saya cukup kaget karena sewaktu dihidangkan ternyata saya dapat 4 dan setiap piece nya cukup besar. Kurang lebih seperti perkedel / kroket ubi. Tapi lepas dari beratnya ini enak banget. Kapan-kapan sepertinya akan saya beli bungkus untuk dimakan langsung sebagai snack saja. Kalau buat dessert langsung instant kenyang di perut.

Chinese Tea

Masih banyak menu-menu lain yang saya penasaran, tapi hit and miss nya ini agak bikin saya was-was. Cabang di Neo Soho tapi belum lama buka jadi saya harap akan selalu ada improvement kualitas dari Putien.




PUTIEN Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato