Showing posts with label xiao long pao. Show all posts
Showing posts with label xiao long pao. Show all posts

Tuesday, August 15, 2017

Xiao Long Bao session at Din Tai Fung Chef's Table

Din Tai Fung

Pada suatu hari di suatu weekend, entah kesambet apa saya mendadak kepingin Xiao Long Bao. Lalu kepikiran sudah lama banget saya tidak makan Xiao Long Bao di Din Tai Fung dan saya pun ngacir ke Din Tai Fung Chef's Table di Taman Anggrek. Sekilas saya kira tempatnya kecil, tapi setelah masuk ternyata area makannya luas juga. Malah ada beberapa ruang untuk tamu yang mau privat.

Kualitas pelayanan di Din Tai Fung sebenarnya baik dan cukup berkelas, tapi saya appreciate kalau ada basa-basi seperti memberitahukan nama makanan ketika menghidangkan di atas meja makan. Kesannya dingin soalnya kalau sekedar taro lalu langsung pergi. ^^;

Tableware and some sauces

Karena sedang ngidam Xiao Long Bao, semua menu yang saya pesan hanya Xiao Long Bao dan Steamed Bun (bakpao). Setelah sekian lama tidak makan di Din Tai Fung, saya baru ngeh mereka menyajikan Xiao Long Bao Gem Mix, 7 warna yang cerah meriah dengan isian yang sepertinya menarik. Menu ini hanya tersedia pas weekend.

Xiao Long Pao Gem Mix

Merah berisi tomat bolognaise yang saya tidak sangka ternyata enak juga disajikan sebagai Xiao Long Bao. Pink berisi seafood, tapi rasanya kurang berkesan di lidah saya. Begitu pula dengan warna orange yang berisi jagung. Jagungnya berasa sih, tapi hanya jagung. Kalau misalnya ternyata ada daging atau kaldu lain, saya kurang berasa.

Kuning tapi yang paling aneh. Rasa keju itu buat saya sungguh ngga banget untuk dijadikan Xiao Long Bao. Hitam isi barbeque juga rasanya kurang cocok, sekilas kurang lebih seperti daging kecap. Tapi masih mendingan lah dibanding keju.

Favorit saya jatuh pada warna hijau berisi sayuran dan ungu isi bawang putih. Yang warna hijau tekstur sayurnya krenyes waktu digigit dan kaldu Xiao Long Bao nya jadi terasa manis dan menyenangkan. Sedangkan yang ungu rasanya klasik, simple tapi ngena. Bawang putihnya berpadu baik dengan daging dan kaldu di dalamnya.

Xiao Long Bao Pork

Meskipun Xiao Long Bao 7 warna menarik dan bikin penasaran, yang the best tetap Xiao Long Bao Babi. Daging dan kuah di dalamnya sungguh lezat, gurih dan membahagiakan. Rasa maupun tekstur dagingnya benar-benar terasa, dan kuahnya juga lebih banyak dibanding varian gem. Kualitas kulit Xiao Long Bao di Din Tai Fung juga sangat baik. Bersih, mulus, dan cukup firm.

Xiao Long Bao Pork & Crab

Xiao Long Bao Babi Kepiting juga enak dan sama mulusnya. Tapi menurut saya lebih baik pesan yang Xiao Long Bao Babi saja. Memang berasa beda sih, sedikit lebih asin. Ada tambahan rasa dan aroma seafood untuk yang ini. Tapi secara kualitas rasa menurut saya tidak terlalu jauh bedanya, sementara secara harga lumayan kerasa beda antara yang pakai dan tidak pakai kepiting. Jadi menurut saya kurang worth it aja.


Setelah puas dengan Xiao Long Bao, selanjutnya giliran Bak Pao sebagai penutup. Ada 3 varian Bao yang tersedia di Din Tai Fung. Bao Babi, Bao Babi Sayur, dan Bao Jamur Sayur. Ketiganya enak~ Rotinya bersih mulus dan empuk, dengan rasa yang sesuai untuk menampung isian dalamnya.

3 kind of Bao

Bao babinya enak banget dengan rasa yang cenderung gurih manis. Tapi favorit saya jatuh pada Bao Babi dan Sayuran. Meski isiannya cenderung gurih asin, tapi saya lebih suka tekstur isian Bao yang ini. Rasa rotinya juga lebih cocok berpadu dengan yang isi babi dengan sayuran. Terakhir Bao Jamur Sayur dengan rasa isian dan tekstur yang paling ringan diantara ketiganya. Kalah sih sama 2 sebelumnya, tapi tetap enak. :d

Overall saya masih lebih suka Paradise Dinasty karena kadar kuah di Xiao Long Pao maupun Bak Pao nya lebih terasa, dan sepertinya masih belum ada yang bisa ngalahin kualitas Xiao Long Pao 8 warna maupun variasi Pao lainnya. Tapi kualitas original Xiao Long Pao di Din Tai Fung juga sangat oke dan bikin lidah maupun hati bahagia. They still give me a really nice Xiao Long Pao experience.

I'm always weak against cute mascot...


Din Tai Fung Chef's Table
021 5639901
Mall Taman Anggrek, Lantai 3, Jl. Tanjung Duren Timur 2, Tanjung Duren, Jakarta

Din Tai Fung - Chef's Table Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Sunday, June 25, 2017

Holiday Dinner at Imperial Shanghai - Plaza Indonesia

Imperial Shanghai Lamian Xiao Long Bao Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Suatu Sabtu menjelang malam takbiran, tidak seperti biasanya, Ibu saya libur di rumah meninggalkan kesibukannya di Pasar Mayestik yang biasanya tetap buka setidaknya enam setengah hari dalam seminggu. Karena Lebaran, pasar wajib tutup. Beliau pun tiba-tiba kangen pengen jalan-jalan ke Plaza Indonesia yang kalau orang dulu nyebutnya 'Sogo'. Saya sendiri sudah lama sekali tidak ke Plaza Indonesia, entah sudah berapa tahun. Dan Plaza Indonesia sudah tidak bisa dibilang Sogo lagi karena Sogo nya sudah tutup. ^^;

Untuk orangtua saya, makanan Jepang cukup sehat, tapi tidak terlalu memuaskan lidah mereka. Makanan Korea terlalu risky karena saya tidak tahu mereka bakal doyan atau tidak. Makanan barat terlalu 'biasa', dan yang ngga biasa terlalu mahal. Kalau pizza, pokoknya Pizza Hut aja deh, selain itu masih kurang sreg di lidah mereka. Mengingat orang tua saya sudah banyak pantangan dan lidahnya susah banget dibikin senang, jenis makanan yang paling aman buat lidah maupun kesehatan mereka adalah Chinese Food yang kadar mecinnya masih lumayan serta banyak variasi menu sayur, daging ayam, dan ikan.

Imperial Shanghai

Saya pun mengecek Zomato, dan Chinese Food yang variasi menunya menarik, rating oke, dan budget ngga terlalu mencekik adalah Imperial Shanghai Lamian Xiaolongbao. Dan di sini ada beberapa menu kembang tahu yang bikin saya penasaran. Saya selalu makan kembang tahu di rumah sebagai soup yang dimasak dengan soun, wortel, dan kaldu ayam. Setiap teringat kembang tahu, saya penasaran seperti apa kembang tahu kalau digoreng atau dimasak dengan cara lain. Menu lainnya, terutama appetizer nya banyak yang menarik dan jarang saya temukan di restoran Chinese food lainnya.

Kondisi restorannya cukup ramai, tapi untungnya tidak sampai ngantri dan kita bisa langsung masuk. Hal yang pertama kali saya notice setelah duduk adalah set perabot makanan mereka. Desainnya sungguh manis dan menarik. Menyenangkan untuk dilihat sementara kami menunggu makanan keluar. Meski ramai, pelayanannya juga cukup sigap. Timing makanan keluarnya cukup cepat sehingga kami tidak terlalu lama bosan menunggu. Imperial Shanghai ini juga termasuk Chinese Food Halal, saya tidak bisa ketemu babi di sini.

Tahu Goreng Lada Garam

Tahu goreng lada garam. This is surprisingly good.... Bumbu luarnya agak keasinan, tapi teksturnya asik banget. Tahu nya lembut tapi masih solid, dipotong kotak-kotak rapih dan digoreng tepung. Waktu masuk mulut rasanya mild dan ringan krenyes. This would be an awesome and pretty healthy food for snacking.

Daging Ayam Mabuk

Daging ayam mabuk juga menu yang termasuk menarik, bau dan rasa araknya berasa banget. Tulang-tulangnya tapi masih agak sedikit mengganggu. Rasanya enak dan unik, tapi saya masih lebih suka ayam rebus atau panggang yang lebih klasik. Porsinya lebih untuk 2-3 orang.

Lamian with chicken & wonton soup

Ibu saya yang memesan Lamian dengan mie lebar ini. Saya sendiri lebih suka mie kecil tipis, tapi tekstur mie lebarnya juga cukup menarik. Padat, firm, dan cukup kenyal. Sup nya menggunakan kaldu ayam yang gurih dan lumayan pekat dengan beberapa pangsit. Pretty good, but not my favorite.

Lumpia Kulit Tahu Goreng Garing

Akhirnya muncul juga kulit kembang tahu goreng yang saya nanti-nanti. Ayah saya sedikit kecewa karena tampilannya tidak se mewah di foto menu dan tidak sebesar atau setebal lumpia beneran. ^^;

Teksturnya juga tidak garing keras, lumayan crispy tapi cenderung empuk waktu digigit. Di dalamnya berisi jamur. Saya sendiri suka banget dengan menu ini, dan akhirnya kesampean juga nyobain kulit kembang tahu yang digoreng. xD

Kau Fu
Varian masakan kembang tahu lain yang kami pesan adalah Kau Fu. Kembang tahunya disusun/dipotong jadi piece tebal lalu dimasak dengan jamur kuping, edamame, dan saus manis. Tadinya saya agak cemas ini bakal pedas, tapi mungkin di dapur sedang kehabisan paprika? Soalnya kalau di foto ada merah-merahnya. Tapi saya sih senang banget menu ini ternyata tidak pedas. ^^

Manis sausnya enak tapi rasanya kurang ada rasa gurih yang mengimbangi. Saya suka banget dengan tekstur kembang tahu pada masakan ini. Empuk dengan saus tumisan yang meresap ke dalam dan 'nyus' waktu digigit.

Xiao Long Bao ayam kepiting

Saya masih lebih suka variannya Paradise Dinasty, tapi Xiao Long Pao ayam kepiting di Imperial Lamien enak banget. Kulitnya mulus dan firm, ngga mudah robek waktu diangkat. Gurih kaldu dan daging di dalamnya juga mantap. Makin sempurna ditambah dengan irisan jahe. Seandainya kuah di dalamnya sedikit lebih banyak, pasti lebih asik.

Untuk minuman kami memesan Chinese Chrysanthemum Tea. Harum bunga krisannya sungguh menyenangkan di hidung dan kualitas teh nya juga cukup baik. Ayah saya sebenarnya lebih suka teh pahit, tapi set piring mangkuknya yang manis dengan ornamen bunga bikin saya ingin pesan teh krisan. :3

Seandainya Imperial Shanghai ada di mall-mall yang lebih sering saya kunjungi, mungkin saya bakal sering-sering makan di sini. Ada banyak menu lain yang penasaran ingin saya cobain. ^^

Tuesday, October 25, 2016

Xiao Long Bao fiesta at Paradise Dynasty

Paradise Dynasty Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Setelah sekian lama ngidam xiao long pao dan beli voucher groupon, akhirnya kesampean juga hari ini saya kembali menyeruput dimsum favorit saya. Tadinya saya mau ke CP, tapi vouchernya kebagiannya di Plaza Senayan. Yang bikin saya selalu ketagihan di Paradise Dynasty adalah dimsum 8 warna yang isinya bervariasi. Di petunjuk kertas sumpitnya ada sih saran urutan mana yang dimakan duluan, tapi biasanya saya mulai dari yang original, diikuti varian yang saya paling kurang suka dan diakhiri varian yang paling saya suka. :)

Signature Dynasty Xiao Long Bao

putih - original
selalu saya mulai dari yang ini

merah - szechuan
saya kurang suka karena yang ini agak pedas

kuning - cheezy
paduan daging dan keju agak aneh untuk saya ^^;

oranye - crab roe
now let's start with the pretty good one

abu-abu - garlic
rasanya agak kuat, tapi saya suka bawang putih jadi selalu enjoy makan yang ini

hijau - ginseng
taste kuahnya lebih ringan tapi tetap gurih

beige (?) - foie grass
ini luar biasa enaknya. Foie Gras nya ngasih sensasi lezat yang cocok dengan daging babi.

hitam - black trufle
my most favorite one. buat saya ini yang paling enak dari 8 varian. ^_____^

Hanya saja kali ini saya makan entah kenapa rasanya agak kecil. Apa memang porsinya agak dikurangi ya? :S Yang agak mengganggu, kuahnya terasa kurang banyak, jadi nyruputnya kurang greget, dan rasanya tidak sekuat biasanya.

La Mian & Bakpao Daging
Selain xiao long pao, kami juga memesan lamien goreng dan bakpao daging babi. Kualitas lamian Paradise Dynasty sih tidak usah diragukan, hanya saja kalau dimasak dengan digoreng agak seperti mie goreng biasa. Saya lebih suka lamian kuah. Kali ini pesan goreng sekedar ingin tahu saja kalau digoreng seperti apa.

Kalau bakpau nya sih recomended. Rotinya empuk dan ketika digigit ternyata di dalamnya pun agak berkuah seperti xiao long pao, jadi sensasi makannya beda dengan bakpao biasanya. I really wish I could enjoy all these stuffs forever without getting fat. Sebaiknya ngga makan lebih dari 5 xiao long pao karena kalori dan lemaknya lumayan, tapi kali ini saya mengkhilafkan diri. >,>

Tuesday, September 20, 2016

Imperial Lamian - Neo SOHO

Imperial Lamian Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Diantara semua restoran yang baru buka di SOHO, Imperial Lamian paling bikin penasaran gara-gara antriannya paling panjang. Mungkin karena lagi promo sehingga pada ramai-ramai nyobain. Pada hari minggu jam 11an saya pun mencoba berkunjung siapa tahu tidak terlalu ramai, tapi ternyata jam 11 sudah kayak gini :


Tapi untungnya karena saya cuma makan sendiri, saya bisa langsung duduk di meja panjang yang paling depan sambil ngeliatin para chef uwel-uwel adonan mie. Saya langsung memesan Lamian with duck slices, premium xiao long pao, dan chrysanthemum tea. Biaya yang saya keluarkan sekitar 100ribuan untuk 3 menu tersebut. Iya, bukan menu promo, soalnya yang promo pada ada cabenya dan saya tidak suka makanan pedas. :p


Porsi lamian nya ternyata banyak juga. Potongan bebeknya agak sedikit kalau dibanding yang di foto. Tapi rasanya enak dan daging bebeknya empuk banget. Untuk Xiao Long Pao lumayan lah. Saya masih lebih suka xiao long pao Paradise Dinasty, tapi harganya juga beda jauh. Disini 4 xiao long pao hanya sekitar 30ribuan. Saya paling suka dengan yang warna ungu. :3

Kalau lihat-lihat pengunjung lain, sepertinya dimsum juga jadi andalan di tempat ini. Kapan-kapan sepertinya saya harus datang lagi untuk mencicipi lamian dan dimsum lainnya. Tapi kalau ingin ngga terlalu ramai, mungkin harus berkunjung pas hari biasa.

Imperial LaMian
021 27893374
Neo SOHO Mall, Lantai LG, Jl. Letjen. S. Parman, Tanjung Duren, Jakarta