Monday, October 9, 2017

Amausaan Uji Matcha - Japanese Green Tea Paradise at Central Park

Amausaan Uji Matcha

New dessert place is coming to town~ Amausaan Uji Matcha akhirnya buka juga di Central Park. Lokasinya ada di dekat kompleks atm bank BCA dan CIMB Niaga. Dekorasinya menarik, oriental khas kedai Jepang tapi bertema kelinci. Pintu masuk ke tempat duduknya menggunakan torii gate khas Jepang.

Torii Entrance

Area duduknya kecil dan tempat duduknya tidak banyak. Sebenarnya mungkin jumlah tempat duduknya saya rasa cukup kalau dalam kondisi normal. Tapi karena baru buka dan lumayan hype, jadinya penuh banget. Jumlah pegawainya sepertinya agak kedikitan kalau sedang ramai.

Pilihan menunya lumayan beragam. Tapi untuk pertama kali nyobain, saya pesan yang signature nya dulu saja. Supreme Matcha Ice Cream Cone nya sedang promo diskon 30%, syaratnya cukup dengan follow instagram @amausaanujimatcha .

Supreme Matcha Ice Cream Cone

Tekstur es krim nya oke dan matcha nya nendang banget. Tapi agak terlalu manis untuk saya. Cone nya juga biasa saja. Untuk es krim dengan harga normal 40ribuan lebih tadinya saya ngarep cone yang lebih premium.

Sebenarnya tadinya saya mau nyobain yang varian Hokkaido Milk Ice Cream juga. Tapi ternyata belum available.

Inari Torii Matcha Mille Crepes Cake

Inari Torii Matcha Mille Crepes Cake. Entah apa lidah saya yang kebas setelah merasa kemanisan dengan es krim nya atau memang kue matcha ini justru tidak terlalu manis. Ngga ada rasa manis-manisnya di lidah saya, tapi pahit matcha nya sih berasa banget.

Tapi di luar masalah kadar gula, saya suka banget dengan tekstur mille crepenya yang enak dan ringan. Ngga berasa berat atau bikin gemuk waktu masuk mulut. Buat pecinta matcha yang ngga doyan manis sepertinya bakal suka dengan kue ini. Sisi positif lainnya, kalau memang kadar gulanya tidak banyak berarti cocok buat yang sedang diet. xd

Seiranso Uji Matcha Bamboo Ice Tube

Seiranso Uji Matcha Ice Bamboo Tube termasuk menu favorit yang penampilannya lumayan instagramable. Klasik es campur ala Jepang. Es serutnya tipe yang kasar, disajikan dengan 1 scoop matcha ice cream, mochi, kacang merah, dan cream dengan saus karamel. Es krim pada menu ini agak berbeda dengan yang sebelumnya. Rasa manisnya lebih pas buat saya dan matchanya juga tetap berasa banget. Berpadu indah dengan krim, mochi, dan kacang merah.

Kekurangannya, es serut di bawahnya ngga ada rasa apa-apa. Sebenarnya kalau ditunggu supaya membaur dengan matcha ice cream di atasnya sih bakal enak. Tapi karena bentuk wadahnya tube bambu, es krim dan es serutnya ngga terlalu gampang meleleh. Saya cenderung ingin ngabisin bagian atasnya dulu baru bisa nyampe bagian es serutnya sehingga pas akhir-akhir saya cuma bisa makan es serut hambar.

Jadi sedikit tips biar lebih nikmat makan yang ini, jangan kebablasan ngabisin es krim diatasnya, biar lebih nikmat waktu nerusin makan es serut di bawahnya.

Amausaan Matcha Special Drink

Terakhir saya nyobain Amausaan Matcha Special Drink. Menu-menu sebelumnya soalnya bikin saya kedinginan dan saya ingin minuman hangat. Tadinya saya kira bakal dapat minuman matcha yang pahit hangat tanpa campuran apa-apa. Tapi ternyata ini minuman susu hangat yang disajikan dengan matcha dan gula.  Di permukaannya, ditaburi bubuk matcha yang dibentuk menjadi gambar kelinci lucu. :3

Menu ini juga termasuk yang kemanisan untuk selera saya. Sewaktu minum, sebaiknya jangan tiup-tiup atau menarik napas. Soalnya nanti bubuk matcha nya kemana-mana. Kalau napas waktu minum, bubuk matcha nya suka kehirup dan bikin hampir keselek. ^^; Susunya menggunakan susu kedelai. Mungkin kapan-kapan kalau pesan ini lagi saya bakal minta jangan pakai gula sama sekali, biar lebih nikmat.

Menu

Harganya buat saya agak kemahalan sih. Tapi next time bakal balik lagi karena masih pengen nyobain menu-menu lainnya. Yang doyan Matcha wajib mampir dan nyicip-nyicip. :)


Amausaan Uji Matcha Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Friday, October 6, 2017

Cozy Dinner at Porto Bistreau - Central Park

Porto Bistreau 

Sudah lumayan lama saya ingin coba makan di Porto. Adik saya pernah makan yang di cabang Gading Serpong dan dia suka dengan Steak nya. Variasi makanannya beragam dan banyak yang menarik. Banyak banget sebenarnya yang ingin saya cobain. Tapi untuk pertama kali mari kita coba dulu sapi, ayam, dan sup krim jamur yang dari dulu bikin saya penasaran. :d

Champignon De Paris

Sup krim jamurnya menjadi pembuka yang sungguh menyenangkan. Hangat dan lezat, rasa jamurnya mantap banget. Ada sedikit rasa asam yang mirip dengan tomat, ditambah lelehan keju mozarella di dalam sup yang bikin lidah bahagia.

Australian Hamburg Melting Cheese

Setelah puas dengan sup dan sejenak menikmati teh chamomile, Australian Hamburg Melting Cheese hadir di depan kami dengan tampilan yang menggoda. Daging burgernya cukup tebal dan di dalamnya terdapat keju yang meleleh lembut.

Disajikan dengan sunny side up yang tekstur kematangannya pas, tomat, daun selada, dan potato wedges yang lezat. Kuning telurnya lembut meleleh melapisi burger sewaktu dipotong.

Australian Hamburg Melting Cheese Close Up

Sayangnya minyak atau bumbu yang digunakan terlalu asih buat selera saya. Saya jadi sulit menikmati rasa dagingnya karena keasinan. Terkstur daging gilingnya juga agak kurang premium. Saya jadi agak kecewa, padahal penampilannya sudah oke banget.

Spanatita Chicken

Spanatita Chicken ini saya pesan secara random setelah tadinya mau makan bratwurst tapi ternyata menunya sedang kosong. Diantara semua menu ayam soalnya ini sepertinya menarik. Kami lumayan dibikin kaget pas lihat ternyata potongan dada ayamnya 2 kali lipat daripada feeling yang kita dapat di foto. Jadi berasa worthed banget pesen ini. Saya juga lebih suka ini daripada burger sebelumnya.

Dada ayamnya tebal, diisi bayam yang dimasak dengan krim dan keju. Disajikan dengan mashed potato, jamur, tomat dan potongan buncis. Kulit ayamnya digoreng / dipanggang dengan tepung yang dibumbui. Enak banget, lebih enak dari kulit ayam KFC. Krenyes dan legit waktu digigit. Tekstur dan rasa pada dada ayamnya tapi agak hambar dan kurang empuk. Sebaiknya dimakan bareng dengan kulit ayam yang bumbunya jauh lebih nendang.

Crepe Suzanne

Untuk penutupnya kita pesan Crepe Suzanne. Crepe disajikan seperti kipas bersama es krim, buah peach, dan saus berry asam manis. Enak tapi tidak terlalu istimewa.

Chamomile Tea

Overall pengalaman makan di Porto Bistreau cukup menyenangkan. Suasana tempatnya enak dan cozy. Kadang ada live music pada hari dan jam tertentu. Pelayanannya juga baik. Masih penasaran dengan menu mereka yang lain. Kalau kapan-kapan mampir lagi semoga bratwurst nya tersedia.


Porto Bistreau Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Wednesday, October 4, 2017

Ice Cream Time at Pablo - Neo Soho

Sebenarnya telat banget saya baru nyobain 2 menu ini di Pablo. Es krim, dan original cheesetart nya yang besar. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. :d

Cheese Soft Ice Cream

Karena Thousand Layer Cake nya Pablo biasa saja, tadinya saya tidak punya ekspektasi banyak dengan cheese ice cream nya. Tapi setelah mencicipi ternyata saya malah jadi doyan dan beli 1 lagi yang rasa matcha. Teksturnya seperti soft ice cream di Jepang. Kadar airnya masih sedikit terasa. Tapi paduan gurih keju, susu, dan rasa manisnya oke banget di lidah.

Matcha Cheese Soft Ice Cream

Untuk matcha ice cream, rasa matchanya lumayan berasa dan cukup seimbang dengan rasa kejunya. Tadinya saya kira yang matcha tidak ada kejunya, tapi ternyata tetap gurih dan berpadu asik dengan rasa matchanya. Baru kali ini saya nyobain paduan rasa matcha dan keju yang pas di lidah saya.

Freshly Bkaed Original Cheese Tart

Saya juga baru tahu kalau makan di tempat ternyata bisa beli cheese tart original yang ukurannya agak besar dalam bentuk slice. Jadi ini pertama kalinya saya nyobain cheese cake Pablo secara proper. Telat banget ya. xD;

Awalnya saya pikir ngga bakal jauh beda dengan Mini Tart Pablo. Ternyata saya salah. Tekstur cheese tart originalnya lebih enak daripada yang kecil. Sedikit foamy, tapi kaya akan rasa gurih dengan tingkat manis yang pas. Gurih kejunya berasa, tapi tidak terlalu kencang.

Pinggiran cakenya enak tapi masih agak biasa saja buat saya. But overall now I have a better impression with Pablo Cheese Cake. Mengingat mini tart nya lebih enak yang di Jepang, apa cheese cake nya juga lebih enak ya di sana. :p


Pablo Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Ezo Cheese Camembert Ice Cream - Taman Anggrek

Camembert Cheese Ice Cream

Nyobain es krim di Pablo membuat saya luamayan penasaran kalau di Ezo es krim kejunya seperti apa. Makanya saya pun mampir mencicipi. Varian es krim keju di Ezo ada 2, Cheese Camembert dan Red Velvet. Saya beli yang Cheese Camembert karena terlihat paling klasik. :d

Warnanya lebih kuning daripada Cheese Soft Ice Cream nya Pablo. Tekstur air pada es krim di Ezo jauh lebih terasa. Tapi karena harganya jauh lebih murah (Rp22.000,-) saya masih bisa maklumi.

Yang sedikit mengganjal mungkin rasa manisnya yang entah kenapa mirip rasa manis jagung. Aftertaste nya juga lebih mirip rasa keju pada biskuit krim keju daripada gurih keju atau susu. Kualitas cone nya biasa saja, cukup proper tapi tidak lebih dari itu. Overall, pretty nice treat and unique flavour of ice cream.


Ezo Cheesecakes & Dessert Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Tuesday, October 3, 2017

Wakacao Beef Pepper Rice - Binus Syahdan



Satu lagi tempat makan yang rada middle up untuk area Binus buka di Food Court Pisang Ijo seberang Binus Syahdan dan Lawson. Papan namanya udah dipasang lumayan lama sebenarnya, tapi baru akhirnya buka bulan September setelah foodcourtnya selesai direnovasi. Wakacao ini konsepnya Pepper Lunch tapi versi murah. Variasi menunya juga jauh lebih sederhana.

menu

Kisaran biaya makan di sini sekitar Rp40-60ribu per orang, tergantung isian hotplatenya mau yang basic atau tambah ini dan itu. Harga yang tertera sudah include pajak dan service tax. Pilihan minumannya tidak banyak dan tidak aneh-aneh juga. Biasanya saya pilih Aqua atau teh yang refill. Atau sekalian beli minum di tenant lain.

Beef Original + Mushroom

Original Beef Pepper Rice nya lumayan. Harganya Rp32.000,- untuk nasi, jagung, potongan daging sapi, bawang bombay, telur, dan kremesan, disajikan diatas piring hotplate. Buat saya porsi nasinya cukup banyak, jadi biasanya saya minta dijadikan setengah porsi saja. Daging sapinya cukup lah, tidak banyak tapi ngga terlalu sedikit juga.

Di meja makan tersedia garam, lada, saus manis, dan saus bawang asin. Yang original tidak ada bumbu tambahan sehingga agak hambar. Jadi sebaiknya dikasih saus dan bumbu tambahan di meja.

Beef Curry + Sosis

Bagi yang tidak masalah dengan rasa pedas, sebaiknya pilih varian dengan bumbu supaya lebih ada rasanya. Bumbu karinya lumayan sih, pedasnya bikin kesal waktu makan tapi masih bisa saya habiskan. Kalau sama kari saja saya kepedesan, ngga berani deh rendang dan gulainya. ^^;

Salmon Original

Selain sapi, di Wakacau juga ada menu salmon.Variasinya tapi cuma original dan bumbu gulai. Porsi daging salmonnya hampir sama dengan sapi. Salmonnya cukup oke dan empuk. Lebih gampang dicampur baur dengan nasi daripada yang sapi. Secara personal saya lebih suka yang pakai salmon. Tapi harganya lebih mahal. :S

Salmon Original + mushroom, sausage, mozzarella

Tambahan toppingnya ada jamur, sosis, dan keju mozzarella. Kejunya kudu diaduk-aduk dulu ke nasi supaya meleleh. Tapi mungkin topping keju kurang worthed karena tidak terlalu banyak dikasinya dan tidak terlalu jauh bedanya dengan tanpa keju. Kalau mau keju mozzarella nya mendingan cobain perkedel mozzarella nya Wakacao.

Perkedel Mozzarella

Perkedel Mozzarella termasuk menu yang layak dicoba. Harganya Rp14ribu untuk 4 perkedel, dan di dalamnya ada keju mozzarella yang meleleh sewaktu digigit. Saya suka banget dengan perkedelnya. Hanya saja kadang ada yang isinya banyak keju dan ada yang kejunya sedikit. Jadi agak hoki-hokian. Teksturnya mirip banget dengan perkedel warung, tapi lebih empuk dan kentangnya tidak terlalu padat.


Wakacao Beef Pepper Rice Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Fish Bite! - Binus Kebon Jeruk

Menu

Menggantikan Warung Makanoia yang ngga sempat saya coba, kini hadir Fish Bite! yang konsep makanannya seperti Fish & Co atau Manhattan Fish Market, tapi versi murah dengan variasi menu yang jauh lebih simple. Kalau ngintip-ngintip bon nya, sepertinya pengelola restoran ini masih sama dengan yang punya Cafe The Cortado di dekat Binus Syahdan.

Ikan goreng tepung ini entah kenapa sepertinya lagi lumayan happening karena di sekitar Tanjung Duren juga ada Fish Streat dan Fish Cheap dengan konsep yang sama. Tapi Fish Bite! mungkin tempat spesialis ikan goreng tepung yang pertama kali muncul di binus.

Selain ikan, ada juga fillet ayam goreng tepung. Pendampingnya bisa pilih antara kentang goreng, spaghetti, atau nasi. Spaghettinya ada 3 varian sedangkan nasinya 2 varian. Pilihan sausnya bermacam-macam. Tapi karena saya menghindari yang sepertinya pedas, pilihan saya selalu jatuh pada original, salted egg, atau melted cheese.

Fish & Chip + Salted Egg

Fillet ikannya empuk tapi teksturnya kasar. Cukup besar tapi dibilang besar banget rasanya enggak. Porsi kentangnya oke. Sebenarnya kentang gorengnya tidak perlu dibumbui mecin perasa lagi. Cukup ditaburi sedikit garam saya rasa sudah oke. Tekstur kentangnya sih saya suka soalnya empuk-empuk dan sedikit garing.

Fish & Pasta Tomato Sauce + Melted Cheese

Selanjutnya saya cobain Fish & Pasta dengan Spaghetti Saus Tomat dan saus melted cheese. Saya tidak terlalu tertarik dengan Aglio Olio karena sepertinya bakal pedas, sedangkan carbonara takutnya terlalu heavy. Tapi mungkin kapan-kapan saya coba yang carbonara.

Spaghetti tomatnya sendiri enak dan porsinya oke banget. Tingkat kematangan spaghetti nya juga cukup pas. Saus melted cheese di atas ikannya juga cocok baik untuk ikan maupun spaghetti, tapi sausnya agak sedikit dan lebih banyak tartar mayo nya.

Fish & Rice Curry

Setelah kentang dan pasta, kali ini giliran nyobain yang nasi. Pilihannya ada Curry Rice dan Garlic Rice. Saya suka banget dengan curry rice nya dan ini mungkin pendamping ikan favorit saya di Fish Bite. Rasa gurih bumbu kunyitnya bikin saya bahagia, dan ada taburan kismisnya juga. Porsinya sangat mengenyangkan.

Garlic Rice nya juga enak, nasinya dibumbui bawang dengan sangat baik sehingga rasa dan aroma bawangnya cukup nendang. Tapi saya masih jauh lebih suka yang Curry Rice.

Chicken & Rice Garlic + Melted Cheese

Untuk menu ayam, mungkin karena tingkat kematangannya lebih lama jadi keluarnya juga lebih lama dibanding kalau pesan yang ikan. Ayamnya cukup oke, tapi biasa saja dan tidak istimewa. Teksturnya juga kurang empuk, yang ikan lebih praktis motongnya.

Meskipun saya cukup oke dengan makanannya, untuk minuman sebaiknya pilih air mineral atau teh tawar saja. Menu minuman yang lain-lain antara biasa saja atau tidak enak. Teh dengan rasa-rasa buah nya sangat tidak disarankan.


Kisaran harga makanannya Rp30-50ribu dan harga yang tercantum pada menu belum termasuk pajak dan service tax. Ditambah menu minuman yang cukup mahal tapi ngga worthed, pengeluaran makan di Fish Bite! sebenarnya cukup tinggi untuk hitungan anak kos-kosan. Kalau teman kantor saya sih bilangnya mendingan beli bungkus saja lalu dimakan di kosan.

Oh, sama area merokok dan tidak merokoknya tidak ada sekat pemisah. Jadi saya tidak tahu apakah bakal ada gunanya dipisah begitu. ^^;


Fish Bite! Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Rice Bowl at Sanuki Seimen Mugimaru

Beberapa kali saya lewat Neo Soho, sepertinya Sanuki Seimen Mugimaru menawarkan beberapa menu donburi saba dan salmon. Saya sudah berkali-kali nyobain udon tapi belum pernah nyoba donburi di sini.

Gyu Kinoko Udon

Kebetulan saya dan keluarga sedang main ke Neo Soho karena mau lihat Aquarium dan kami pun memutuskan makan di sini. Menu yang dicicipi antara lain Gyudon, Salmon Teriyaki Don, Ebi Fry Don, Saba Shioyaki, Gyu Kinoko Udon, Ebi Korokke, dan Sate Shumai. Gyu Kinoko Udon kurang lebih udon basic dengan topping daging sapi dan jamur. Kuah jernih nya selalu enak dan nyaman disruput.

Salmon Teriyaki Donburi

Sebenarnya saya sangsi dari awal dengan menu salmon donburi. Kualitas salmonnya biasanya kurang oke masaknya kalau harganya nanggung. Dan ternyata saya ngga salah. Salmonnya kematengan dan kurang juicy. Sausnya sendiri cukup oke tapi tidak istimewa. Menu ini disajikan dengan salad / coleslaw.

Saba Shioyaki

Saba Shioyakinya sedikit alot, tapi cukup oke dan rasanya juga enak. Bumbunya pas dan makin segar kalau ditambah perasan jeruk nipis. Porsinya cukup besar dan kenyang kalau dimakan sendirian. Idealnya dibagi untuk berdua dan dimakan sebagai lauk tambahan karena menu ini tidak ada nasi.

Ebi Fry Don

Ebi Fry Don sejauh ini menu donburi favorit saya di Sanuki Seimen Mugimaru. Udangnya dapat 3 dan ukurannya oke, memuaskan secara porsi. Nasi oyakodon dan sausnya juga enak. Manisnya lebih pas dan ringan. Tepung kulit udangnya mungkin kurang garing karena disiram saus oyakodon, tapi saya sendiri tidak terlalu masalah.

Gyudon

Gyudon nya menggunakan daging sapi yang dijadikan topping udon. Karena saya kebiasaan dengan Yoshinoya dan Sukiya, saya cukup dibikin kaget dengan model gyudon yang rasanya manis tapi ringan banget. Rasanya jadi agak nanggung dan membosankan. Kelezatannya ada pada taraf ngga bisa saya puji tapi ngga sanggup saya anggap tidak enak. Buat yang suka gyudon dengan rasa ringan mungkin akan doyan. Tapi menu ini bikin saya bersyukur beli Saba Shiokoji sebagai lauk tambahan.

Ebi Korokke nya isiannya terlalu lembek buat selera saya dan rasanya juga tidak terlalu istimewa. Tapi sate shumainya enak. Rasanya enak dan teksturnya juga asik waktu digigit.


Sanukiseimen Mugimaru Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato